Mengenal Proses Injury Time Dalam Sepakbola

Pada 3 June 2014 02:04 WIB
Prev3 of 3Next
Analisa Kasus Injury Time Final Liga Champions 2013/2014

Sebagai contoh, berikut analisa pertambahan waktu dari pertandingan Final Liga Champions 2013/2014 antara Real Madrid melawan Atletico Madrid.

Dalam pertandingan tersebut, ada waktu Injury Time sebanyak 5 menit. Dalam masa tersebut, pemain Real Madrid Sergio Ramos berhasil mencetak gol untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Hingga akhirnya pertandingan dilanjutkan kembali dalam babak perpanjangan 2 x 15 menit. Real Madrid pun menjadi juara setelah mencetak 3 gol tambahan di babak perpanjangan dan skor akhir menjadi 4-1.

sumber foto: dailymail.co.uk

sumber foto: dailymail.co.uk

Lamanya penambahan waktu hingga 5 menit inilah yang kemudian menuai protes dari pihak Atletico Madrid. Presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo mengatakan masa injury time yang terlalu lama menjadi penyebab kekalahan timnya di final tersebut. Bagi Cerezo, kalau tambahan waktu tidak sebanyak itu, niscaya timnya yang akan jadi juara Liga Champions.

Namun, menurut analisa dari situs www.playtheadvantage.com (selanjutnya disebut PtA), keputusan wasit Bjorn Kuipers yang memimpin pertandingan tersebut sudah tepat.

Untuk mengetahui detail berapa waktu yang terbuang pada babak II laga final Liga Champions beberapa waktu lalu, situs PtA kemudian melampirkan kronologi kejadian di babak II di mana permainan berhenti karena faktor-faktor yang disebutkan dalam Law of The Game FIFA no 7 itu:

51:54:  Angel di Maria jatuh dan para pemain Atletico mengelilingi wasit Kuipers, menabraknya dan menyebabkan ia harus mengendalikan kembali permainan. Pada 52:15, keadaan berhasil dikendalikan dan pertandingan dilanjutkan. 21 detik.

57:55: Real Madrid melakukan dua pergantian pemain. Proses pergantian selesai pada 58:23. 28 detik

65:00: Atletico melakukan pergantian pemain. Raul Garcia keluar dan digantikan oleh Jose Sosa. Pertandingan dilanjutkan pada 65:42. 42 detik

71:49: Iker Casillas jatuh setelah bertabrakan dengan David Villa, yang membutuhkan penilaian cedera (tanpa perawatan). Permainan dimulai kembali pada 72:15. 21 detik

73:27: Angel di Maria terjatuh setelah dilanggar, yang membutuhkan penilaian cedera (tanpa perawatan). Permainan dilanjutkan pada 73:56. 30 detik

78:00: Real Madrid melakukan pergantian pemain, Benzema digantikan Moratta. Pertandingan dilanjutkan pada 78:11. 11 detik

80:59: Gabi terjatuh akibat dilanggar dan terlihat mengalami cedera. Terjadi keributan antara pemain Atletico dan Real Madrid. Hal ini membutuhkan waktu untuk memilah-milah penilaian cedera (yang memerlukan pengobatan minimal) dan memisahkan para pemain. Lalu ada pergantian pemain dari Atletico. Pertandingan dilanjutkan pada 82:45. 1 menit dan 46 detik.

84:19: Pemain Atletico terjatuh dan terlihat cedera sehingga membutuhkan waktu untuk penilaian cedera (tanpa perlakuan). Tendangan pojok diambil pada 84:54. 35 detik

Total Waktu: 294 detik atau 4,9 menit

Sehingga jika dilihat berdasarkan waktu terbuang di atas, keputusan dari Bjorn Kuipers sudah tepat. Maka salah apabila sang presiden Atletico mengeluhkan injury time yang terlalu panjang (5 menit). Apalagi kalkulasi waktu yang terbuang di atas belum menghitung aksi mengulur waktu lain yang dilakukan pemain Atletico, seperti lemparan ke dalam, tendangan pojok, dan pergantian pemain yang dilakukan berlama-lama.

 

Sumber: http://football.isport.com/football-…time-in-soccer                                              http://playtheadvantage.com/2014/05/26/bjorn-kuipers-mr-right/

 

 

Prev3 of 3Next

Komentar Pengunjung

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com