Sampai Kapan Kejayaan Atletico Madrid Bertahan?

Pada 21 May 2014 09:48 WIB
Prev2 of 3Next
Runtuhnya hegemoni duopoli

Namun apakah benar kalau hegemoni duopoli sepenuhnya runtuh?

Sepanjang sejarah, Liga Spanyol telah menghasilkan 9 klub juara, paling sedikit dibandingkan Liga Italia dengan 16 klub dan Liga Inggris dengan 23 klub. Meski tahun penyelengaraan kompetisi bisa jadi bahan perdebatan namun jika dilihat secara pemerataan gelar maka Liga Spanyol adalah yang paling jomplang.

Sebagai perbandingan, kita akan melihat tiga klub terbanyak periah juara di masing-masing liga. Dari Liga Italia, tiga tim peraih gelar terbanyak yakni Juventus dengan 30 gelar (terserah jika anda menyebutnya 32 gelar), diikuti duo kota Milan yakni A.C. Milan dan Inter Milan dengan jumlah yang sama 18 gelar. Sedangkan Liga Inggris, pemegang trofi terbanyak adalah Manchester United dengan 20 gelar, lalu Liverpool dengan 18 gelar, dan Arsenal 13 gelar.

Liga Spanyol tidak lah demikian, Real Madrid menjadi peraih titel raja Spanyol terbanyak dengan 32 gelar, setelahnya ada Barcelona dengan 22 gelar. Namun tim terbanyak ketiga yaitu Atletico Madrid hanya mampu meraih 10 gelar.

Melihat perbandingan tersebut jelas adanya ketimpangan di liga Spanyol. Memang di liga Italia juga ada tim yang mampu meraih hingga lebih dari 30 gelar layaknya di liga Spanyol namun tim lain juga mampu meraih cukup banyak gelar .Bahkan selain tiga tim teratas tadi masih ada tim yang mampu meraih 9x juara liga (Genoa) dan 3 tim yang mampu menjadi juara liga sebanyak 7 kali (Torino, Bologna, Pro Vercelli).Sedangkan di liga Spanyol selain tiga tim teratas hanya Athletic Bilbao dan Valencia yang menguntit dengan 8 dan 6 gelar.

Ini sedikit membuktikan kalau duopoli di liga Spanyol akan terus lestari dan sulit digoyahkan. Jika pun ada mungkin hanya selingan dan waktunya pun tidak lama, seperti Deportivo La Coruna dan Valencia.

Prev2 of 3Next

Komentar Pengunjung

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com