Profil Pemain Gresik United, Reza Mustofa Ardiansyah

Pada 23 June 2014 10:10 WIB

 

Oleh: Nasyaa Zainal

Reza Mustofa Ardiansyah (lahir di Jember, Jawa Timur, 11 September 1989; umur 24 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini ia bermain untuk Gresik United di Liga Super Indonesia 2014. Reza adalah pemain muda yang direkrut Aji Santoso dari Persema U-21 pada musim kompetisi 2009-2010 di putaran kedua. Posisinya dalam bermain sebagai striker.

Perjalanan karier bagi Reza bukanlah sepak bola olahraga utama yang digemarinya. Sebelumnya, dia justru lebih piawai di bulu tangkis. “Hampir setiap hari saya main badminton di lapangan desa. Kadang sampai larut,” tandas pemuda yang lahir di Jember itu. Karena kegemarannya bermain olahraga tepuk bulu angsa itu, ia pun bergabung dengan klub lokal Lumajang. Selama dua tahun ia masuk klub lokal bulu tangkis di Lumajang prestasinya mulai moncer. Beberapa penghargaan ia raih, mulai ajang pekan olahraga pelajar daerah (Popda) sampai level nasional. Reza pun mengembangkan karier dengan hijrah ke Surabaya.

Tapi garis hidup Reza ternyata bukan di bulu tangkis. Setelah dua tahun menekuni olahraga badminton itu, dia menjajal peluang masuk tim sepak bola. Pada usia 14 tahun, Reza mengikuti seleksi PSIL Lumajang. “Saya iseng saja waktu itu. Toh, sepak bola hanya hobi,” kata anak kedua di antara tiga bersaudara tersebut.

Berawal dari iseng, Reza justru menuai hasil luar biasa. Dia terjaring masuk skuat PSIL Lumajang Junior yang bermain di Piala Soeratin. Selama 3 musim bermain di level junior bersama PSIL Lumajang, bersama Rony Wijaya, Giri, Adi, dkk Reza sempat membawa PSIL Lumajang Junior lolos putaran nasional Piala Soeratin. Hal ini cukup membuat Stadion Karyajaya Lumajang (Sekarang Stadion Semeru Lumajang) ramai setiap PSIL Lumajang Junior berlaga. Walaupun bakat sepak bola Reza tidak dilalui dari sekolah sepak bola (SSB) namun bakatnya mulai terasah saat masuk PSIL Lumajang Junior. Sesudah masuk sebagai pemain PSIL Lumajang sebagian waktu libur kompetisi Reza sering terlihat mengikuti latihan di SSB Semeru waktu itu.

Meski masuk sebagai Pemain sepak bola, ia masih tetap menjalani rutin di olahraga bulu tangkis hingga akhirnya memutuskan fokus ke sepak bola. Pilihannya fokus ke sepak bola itu atas saran dari sang ayah yang sehari-harinya sebagai guru olahraga. Setelah lepas dari PSIL Lumajang, karier Reza terus berkembang. Dia berpindah-pindah klub. Mulai Mojokerto Putra, Pesik Kuningan, Persewangi Banyuwangi, Persema Malang, Arema FC hingga Gresik United.

Reza tak pernah belajar secara khusus soal permainan sepak bola. “Saya belajar bukan di SSB, tapi dari bal-balan (sepak bola) desa. Uniknya yang mengajarinya bermain sepak bola bukan dari seorang pelatih, tapi dia adalah tukang becak. Namanya Jumari, dialah yang ngajari saya dasar passing dan ball keeping,” ungkapnya.

Penulis berharap kedepan Reza bisa lebih sukses lagi dalam hal pengembangan karir sebagai pemain sepak bola di Indonesia dan semoga bisa masuk Timnas Indonesia. Semoga sukses Reza…

(dikutip dari wikipedia)

Komentar Pengunjung

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com