Akankah Formasi 3-5-2 Menggeser Trend Skema 4-2-3-1?
FDSInews – Louis Van Gaal, seorang meneer yang sukses mengambil perhatian khalayak ramai dengan strategi dan keputusannya yang sangat unik di piala dunia 2014. Datang dengan skuad yang seadanya dan diragukan untuk lanjut ke babak 16 besar, LVG sukses memberikan tontonan yang akan dikenang selamanya oleh Iker Cassilas dkk di pertandingan pertamanya, skor 5-1 untuk Belanda. Padahal ini bukan pertandingan futsal dan lawannya adalah Spanyol sang juara dunia yang sukses menjajah sepakbola dengan tiki-takanya yang semakin usang. Formasi yang dimainkan oleh Van Gaal juga cukup unik di pertandingan kali ini: 3-5-2, dengan menyisakan Robin van Persie dan Arjen Robben di depan. Formasi ini juga terus dimainkan sampai Belanda akhirnya sah menempati posisi ketiga setelah mempermalukan Brazil dan harus diingat kalau Belanda tim yang tak pernah kalah di Piala Dunia (dalam waktu 90 menit+30 menit) bersanding dengan Jerman. Ada apa sih 3-5-2 itu? Seistimewa itu?
Sebenarnya 3-5-2 ini sudah dipopulerkan kembali oleh Antonio Conte di Juventus. LVG hanya mendapatkan sorotan yang “agak” sedikit dilebih-lebihkan karena dia menerapkannya di Piala Dunia, event mahaakbar saat semua mata dunia melihat ke sana. Selain itu formasi 3-5-2 merupakan anomali dibanding formasi 4-2-3-1 yang dipakai sebanyak 20 kali selama gelaran Piala Dunia 2014 (sumber:panditfootbal), tak heran kalau LVG makin nge-hits aja di Piala Dunia 2014. Conte sukses meraih scudetto 3 kali berturut turut dengan skema 3-5-2 dengan menempatkan Chiellini-Barzagli-Bonucci sebagai back three dan Pirlo-Vidal-Marchisio bergantian mengamankan lini tengah. Bisa kita lihat sendiri kan bagaimana lini tengah Juve di tiga musim itu?
Terus siapa lagi yang sukses dengan 3-5-2?
Carlos Bilardo sukses mempopulerkan 3-5-2 di dunia internasional karena membawa Argentina juara dunia pada Piala Dunia 1986 dengan formasi tersebut. Empat tahun kemudian Jerman Barat sukses membawa trofi Piala Dunia setelah Franz Beckenbauer ikut-ikutan menggunakan formasi 3-5-2 tersebut dan 4 tahun setelahnya Brazil juga sukses menjadi champions of the world dengan formasi yang sama. Namun tren 3-5-2 kian usang seiring modernnya sepak bola yang menggunakan formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1, karena skema wingback dan dua striker di era sekarang semakin ditinggalkan. Barulah kemudian Antonio Conte datang untuk menghidupkan kembali 3-5-2 ini.
Seperti Apa formasi 3-5-2 ini?
3-5-2 adalah formasi yang cukup cair dalam transisi bertahan dan menyerang. Ketika menyerang, wingback bertugas untuk mengisi posisi lini tengah dan mengalirkan bola ke depan. Di Juventus ada Giancherini dan Caceres/Lichsteiner yang bertugas mengisi posisi ini dan ketika bertahan 3-5-2 akan secara otomatis berubah menjadi 5-3-2 dengan wingback yang turun lebih dalam ke jantung pertahanan tim. Jadi sudah jelas dengan formasi ini para wingback harus punya daya disiplin dan tingkat kebugaran fisik yang tinggi. Selain itu 3-5-2 menyisakan satu orang untuk ditempatkan di backthree untuk melakukan insiasi serangan, yang mana di Juve tugas ini dimainkan apik oleh Andrea Pirlo.
Formasi ini mempunyai kelebihan di mana lini tengah permainan akan lebih banyak dikuasai oleh si empunya taktik karena jumlah gelandang yang sangat banyak di lini tengah. Selain itu, transisi yang cair memungkinkan tim untuk cepat melakukan counter attack. Kita bisa lihat bagaimana skema dua gol robben yang membuat ramos masih terus berlari sampai sekarang, adalah skema counter attack yang cepat. Skema dua striker juga memusingkan bek lawan siapa yang akan di-marking? Siapa yang akan mengawasi pergerakan bola? Apalagi striker-nya macam Robben dan RVP. Skema 3-5-2 juga membutuhkan pemain box-to-box player tangguh macam Arturo Vidal dan Sneijder guna menstabilkan lini pertahanan dan membuat lubang di lini pertahanan lawan.
Komentar Pengunjung
Latest News
-
Sapphire Bet: métodos de pago rápidos y seguros para tus apuestas
En el mundo de los casinos en línea, la velocidad...
- Posted August 6, 2026
- 0
-
MyStake Casino Review: Quick Wins and Mobile Thrills for Short‑Burst Play
1. The Short‑Session Mindset at MyStake MyStake has carved out...
- Posted August 6, 2026
- 0
-
Cumspin Online Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slot Action
1. Quick‑Hit Thrills – The Pulse of Short Sessions When...
- Posted August 6, 2026
- 0
-
Thrill Online Casino Review: Quick Mobile Play for Thrill Seekers
1. Instant Thrill on Your Palm When you open the...
- Posted August 6, 2026
- 0
-
My Empire Casino: Vincite Quick‑Hit e Gloria Immediata
1. Il Battito del Gioco a Velocità Veloce Quando effettui...
- Posted August 6, 2026
- 0
-
Aviator Game: Dominar el Riesgo Controlado en Acción de Alto Vuelo
The Aviator Game ha creado su nicho entre los títulos...
- Posted August 6, 2026
- 0
-
Rooster Bet Casino: Quick‑Hit Slots, Rapid Roulette & Instant Wins for the Fast‑Paced Player
If you’re looking for a place where every spin feels...
- Posted August 5, 2026
- 0
-
Sapphire Bet: métodos de pago rápidos y seguros para tus apuestas
En el mundo de los casinos en línea, la...
- 6 August 2026
- 0
-
MyStake Casino Review: Quick Wins and Mobile Thrills for Short‑Burst Play
1. The Short‑Session Mindset at MyStake MyStake has carved...
- 6 August 2026
- 0
-
Cumspin Online Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slot Action
1. Quick‑Hit Thrills – The Pulse of Short Sessions...
- 6 August 2026
- 0
-
Thrill Online Casino Review: Quick Mobile Play for Thrill Seekers
1. Instant Thrill on Your Palm When you open...
- 6 August 2026
- 0
-
My Empire Casino: Vincite Quick‑Hit e Gloria Immediata
1. Il Battito del Gioco a Velocità Veloce Quando...
- 6 August 2026
- 0
-
Manchester City Rebut Kembali Juara Liga Inggris
Manchester, FDSInews – Manchester City akhirnya sukses menjadi kampiun...
- 12 May 2014
- 8
-
BTN La Nyalla Gagal Mencetak Pemain Timnas Yang Teladan
Jakarta, FDSInews – Badan Tim Nasional (BTN) PSSI yang...
- 12 May 2014
- 6
-
Final Liga Inggris, Siapa Yang Akan Menangis?
Liga Inggris akan mencapai puncaknya pekan ini. Hanya tersisa...
- 9 May 2014
- 5
-
Ditekuk Myanmar, Garuda Jaya Terpaksa Kembali Ke Bumi
Himam Miladi – FDSINews Kekalahan skuad Garuda Jaya dari...
- 8 May 2014
- 3




