12 Momen Kontroversial Piala Dunia Sepanjang Masa
3. Italy versus Chile, 1962
Fists of fury
Tim Italia dengan Taktic Machiavellian-nya menjadi legendaris sejak pertandingan versus Chile. salah satu permainan terkejam dalam sejarah piala dunia, lebih pantas disebut pertandingan karate daripada sepak bola .Mengapa bisa demikian? Hal ini dipicu oleh 2 orang wartawan asal Italia (lupa namanya siapa ) yang memuat berita kurang menyenangkan menyangkut persiapan chile (sebagai tuan Rumah) dalam perhelatan Piala Dunia 1962.
Mereka memuat berita tentang berbagai fasilitas yang dipandang tidak layak untuk perhelatan piala dunia, seperti stadion yang tidak layak, dan lain sebagainya. Walaupun hal tersebut adalah kenyataan di lapangan , mengingat Chile baru saja dilanda gempa bumi dahsyat, Namun masyarakat Chile tidak dapat menerima pemberitaan semacam itu yang merendahkan mereka.
Pemberitaan tersebut membuat timnas Chile meradang. Alhasil mereka melampiaskannya di lapangan saat pertandingan kontra Italia. bahkan sesaat sebelum kick off babak 1 komentator sempat mengatakan “Selamat malam, bersiaplah menyaksikan pertandingan paling bodoh, mengerikan, menjijikkan dan memalukan sepanjang sejarah sepakbola “.
Hanya butuh 12 detik untuk pelanggaran pertama, dan 12 menit berikutnya, Giorgio Ferrini (gelandang Italia) dikirim wasit keluar lapangan karena melakukan tackle keras. namun ia menolak keluar lapangan, akhirnya polisi turun tangan menyeretnya keluar lapangan. Setelah memimpin pertandingan berdarah tersebutb, wasit Ken Aston terinspirasi untuk menciptakan kartu kuning dan merah.
4. Korea Selatan vs Italia, Piala Dunia 2002
Keuntungan Menjadi Tuan Rumah
Sebelumnya Korea Utara mengejutkan Italia dan dunia di Piala Dunia 1966. Dan kali ini adalah Korea Selatan. Biang keladi dari kekalahan Italia kali ini adalah pemain Korea yang bermain untuk klub seri A, Perugia, Ahn Jung-Hwan. Setelah sempat tertinggal dari gol Christian Vieri, pemain Korea mampu berjuang untuk menyamakan kedudukan, dan memaksa pertandingan dilanjutkan melalui perpanjangan waktu. Ahn, yg sebelumnya gagal mengeksekusi penalty, membayar hutangnya menjebol gawang Italia dengan satu sundulan. Sebuah kemenangan besar bagi Korea, namun sebuah kekalahan terburuk di Piala Dunia yg pernah di derita Italia. Wasit Byron Moreno dari Ekuador kemudian menjadi incaran dan tersangka utama bagi kekalahan Italia. Begitu juga dgn nasib Ahn di Italia. Pelatih Perugia, Serse Cosmi tidak ingin Ahn ada lagi di timnya. Korea Selatan juga dituding memanfaatkan status tuan rumah ketika 2 gol Spanyol dianulir sebelum akhirnya tim Matador kalah dalam adu penalti.
5. Kolombia vs Amerika Serikat, Piala Dunia 1994
Berhati-hatilah membuat kesalahan di Piala Dunia, mungkin saja nyawa menjadi taruhannya. Tim yang dipimpin oleh Carlos Valderrama ini merupakan salah satu tim favorit juara. Mereka datang dengan membawa CV kemenangan 5-0 atas Argentina, tapi yang terjadi mereka kalah 1-2 dari tuan rumah. Gol kekalahan mereka dicetak pemain belakang mereka sendiri, Andreas Escobar. Sepuluh hari kemudian, Escobar tewas ditembak seorang tak dikenal disebuah bar dikawasan obat bius, Medelline. Pelakunya ternyata setelah ditangkap adalah seorang pembunuh bayaran yang disewa bandar judi, karena Escobar menyebabkan mereka kalah besar. Dua belas peluru menembus tubuhnya, dan sang pembunuh melakukan itu sambil berteriak, Gooooooooool !”
Komentar Pengunjung
Latest News
-
Tiga Nyawa Hilang Jelang Ultah PSSI ke-88
fdsinews.com, Jakarta – 19 April 2018 – Hari ini, Kamis...
- Posted April 19, 2018
- 0
-
#SOS: Verifikasi Pemain Asing Bermasalah
fdsinews.com, Jakarta – 21 Maret 2018 – Gojek Liga 1...
- Posted March 23, 2018
- 0
-
SOS: Klub Bisa Ajukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
fdsinews.com, Jakarta – 21 Desember 2017 – Kompetisi Liga 1,...
- Posted December 23, 2017
- 0
-
Liga 1 Ditutup dengan Tumbal Nyawa, #SOS: Dimana Pengawasan Kemenpora?
fdsinews.com, Jakarta – 13 November 2017 – Hiruk pikuk laga pamungkas...
- Posted November 13, 2017
- 0
-
#SOS: PSSI Perlu Evaluasi Keikutsertaan Lembaga Negara di Kompetisi
fdsinews.com, Jakarta – 13 Oktober 2017 – Duka cita kembali...
- Posted October 14, 2017
- 0
-
#SOS: “Agar Berprestasi, Jangan Jadikan Klub Tempat Korupsi dan Pencucian Uang: KPK Harus Masuk!”
Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 22 Tahun 2011 jelas...
- Posted September 24, 2017
- 0
-
Catur Yuliantono Tumbal Keempat Tim Nasional #SOS: Akibat Kelalaian Panpel PSSI
fdsinews, Jakarta – 2 September 2017 – Duka cita kembali...
- Posted September 3, 2017
- 0
-
Tiga Nyawa Hilang Jelang Ultah PSSI ke-88
fdsinews.com, Jakarta – 19 April 2018 – Hari ini,...
- 19 April 2018
- 0
-
#SOS: Verifikasi Pemain Asing Bermasalah
fdsinews.com, Jakarta – 21 Maret 2018 – Gojek Liga...
- 23 March 2018
- 0
-
SOS: Klub Bisa Ajukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
fdsinews.com, Jakarta – 21 Desember 2017 – Kompetisi Liga...
- 23 December 2017
- 0
-
Liga 1 Ditutup dengan Tumbal Nyawa, #SOS: Dimana Pengawasan Kemenpora?
fdsinews.com, Jakarta – 13 November 2017 – Hiruk pikuk laga...
- 13 November 2017
- 0
-
#SOS: PSSI Perlu Evaluasi Keikutsertaan Lembaga Negara di Kompetisi
fdsinews.com, Jakarta – 13 Oktober 2017 – Duka cita...
- 14 October 2017
- 0
-
Manchester City Rebut Kembali Juara Liga Inggris
Manchester, FDSInews – Manchester City akhirnya sukses menjadi kampiun...
- 12 May 2014
- 8
-
BTN La Nyalla Gagal Mencetak Pemain Timnas Yang Teladan
Jakarta, FDSInews – Badan Tim Nasional (BTN) PSSI yang...
- 12 May 2014
- 6
-
Final Liga Inggris, Siapa Yang Akan Menangis?
Liga Inggris akan mencapai puncaknya pekan ini. Hanya tersisa...
- 9 May 2014
- 5
-
Ditekuk Myanmar, Garuda Jaya Terpaksa Kembali Ke Bumi
Himam Miladi – FDSINews Kekalahan skuad Garuda Jaya dari...
- 8 May 2014
- 3







