Sekilas Piala Dunia: Dulu, Sekarang dan Yang Akan Datang

Pada 26 May 2014 09:50 WIB

Oleh : GTman

Bagi para gibol (gila bola) pasti sudah mengetahui akan adanya Piala Dunia. Kita akan melihat dan disuguhi bakat-bakat alami Brasil, pertahanan kokoh ala Jerman maupun dominasi tiki-taka Spanyol. Sebagian besar penggila bola dunia semakin bersemangat karena Piala Dunia 2014 Brasil akan segera berlangsung bulan depan, tetapi bagi kalian yang belum merasakan keajaiban Piala Dunia, silahkan untuk terus membaca kilasan sejarah berikut, sehingga dapat ikut merasakan kegairahannya juga.

Kompetisi sepak bola internasional pertama kali diadakan saat Olimpiade 1920, yang diselenggarakan dan dimenangkan oleh Belgia. Kompetisi tersebut terus berlanjut di dua edisi Olimpiade berikutnya, tahun 1924 dan 1928. Karena melihat keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini, FIFA (Fédération Internationale de Football Association) memutuskan untuk menggelar kompetisi sepakbola internasional sendiri terpisah dari Olimpiade. Uruguay yang menjuarai kompetisi tersebut pada Olimpiade 1924 dan 1928, dan dalam rangka merayakan HUT kemerdekaan ke-100, ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah turnamen perdana Piala Dunia tahun 1930. Dalam pertandingan final, Uruguay mengalahkan Argentina 4-2 di depan 93.000 penonton di kota Montevideo, dan menjadi negara pertama yang memenangkan Piala Dunia.

Negara yang paling sukses dalam sejarah Piala Dunia adalah Brasil, setelah mampu menjuarai lima kali turnamen ini pada tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Saat ini, Brasil dikenal secara luas sebagai negara sepakbola selain Inggris, sehingga muncullah sebuah pepatah, “Inggris menciptakannya, Brasil menyempurnakannya.”

Italia merupakan negara tersukses kedua sekaligus negara eropa tersukses dalam gelaran Piala Dunia, setelah berhasil memenangkan empat kali pada tahun 1934, 1938, 1982 dan 2006. Selanjutnya adalah Jerman dengan tiga gelarnya, tahun 1954, 1974 dan 1990. Uruguay (1930 dan 1950) dan Argentina (1978 dan 1986) menjadi juara Piala Dunia masing-masing dua kali. Negara-negara langganan Piala Dunia lainnya, yaitu Inggris (1996), Prancis (1998) dan Spanyol (2010) merebutnya masing-masing sekali.

Negara-negara pemenang Piala Dunia, dengan bangga berhak memasang satu tanda bintang emas untuk setiap piala yang didapat, di atas lencana di seragam timnas, sebagai penunjuk keberhasilan mereka.

Sejak Piala Dunia 1930, sejalan dengan berkembangnya turnamen, jumlah negara peserta diperbanyak menjadi 24 di tahun 1982 dan kemudian menjadi 32 di tahun 1998. Sebagai catatan, 204 negara mengikuti putaran kualifikasi Piala Dunia 2010, semuanya bersaing untuk mendapatkan jatah 32 tempat di turnamen terbesar sepakbola di muka bumi dan memiliki kesempatan untuk memenangkan Piala Dunia. Piala ini dulu diberi nama Jules Rimet, diambil dari seorang pengurus sepakbola Prancis dan juga presiden ketiga FIFA.

Piala Jules Rimet memiliki sejarah dan mitos tersendiri. Selama Perang Dunia II, piala ini disimpan oleh Italia sebagai pemenang tahun 1938. Ottorion Barassi, wakil presiden FIFA asal Italia saat itu, diam-diam mengambil piala tersebut dari sebuah bank di Roma dan menyembunyikannya di sebuah kotak sepatu di bawah tempat tidur, untuk mencegah dicuri oleh Nazi.

Pada akhirnya, piala tersebut tercuri saat sedang dipamerkan di Westminster Central Hall Inggris sebelum Piala Dunia 1966. Meskipun telah dijaga sangat ketat sepanjang waktu, piala tersebut ditemukan hilang dari tempat pajangannya oleh penjaga keamanan pada tanggal 20 Maret 1966. Anehnya, seorang warga, David Corbett dan anjingnya ‘Pickles’ pada 27 Maret 1966, tidak sengaja menemukan piala tersebut di sekitar pekarangan rumahnya.

Piala Jules Rimet kemudian diganti dengan nama Piala Dunia FIFA pada tahun 1974, dan Brasil mendapatkan hak untuk menyimpan dan menjaga piala asli Jules Rimet tahun 1970. Piala tersebut kemudian dicuri kembali tahun 1983 dan tidak pernah ditemukan hingga sekarang, kemungkinan besar sudah dilebur dan dijual.

Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali, dan setiap negara memiliki hak untuk melakukan penawaran sebagai tuan rumah penyelenggara. Pada tahun ini yang terpilih sebagai tuan rumah adalah Brasil. Ternyata untuk Piala Dunia edisi berikutnya, beberapa saat lalu terdengar adanya kontroversi dalam pemilihan tuan rumah. FIFA telah menerima Rusia sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018 dan Qatar untuk Piala Dunia 2022 dalam proses tender yang diaadakan sejak tahun 2007, dengan menolak penawaran Inggris, Spanyol maupun Portugal yang jelas memiliki standar stadion, transportasi dan akomodasi lebih baik.

Para pengamat sepakbola menjelaskan, dengan menerima tawaran Qatar, akan merubah jadwal penyelenggaraan turnamen. Piala Dunia biasanya diadakan antara bulan Juni dan Juli. Mengingat pada bulan-bulan tersebut merupakan musim panas di Qatar, maka ada spekulasi penyelenggaraannya akan dijadwalkan antara bulan November dan Januari, sementara liga-liga top Eropa masih berlangsung dan belum selesai.

Menjadi tuan rumah Piala Dunia sangat diharapkan oleh setiap negara, karena akan berdampak devisa jutaan dolar dan meningkatkan ekonomi negara tuan rumah. Selama berlangsungnya Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, nilai proyeksi langsung terhadap ekonomi GDP (Gross Domestic Product) diperkirakan sebesar $21,3 miliar. Diikuti dengan terciptanya 159.000 lapangan pekerjaan baru baik sementara maupun permanen.

Spanyol datang ke Brasil sebagai juara bertahan, setelah menjuarai Piala Dunia 2010 mengalahkan tim Belanda 1-0 dalam perpanjangan waktu di Johannesburg Afrika Selatan. Kehebatan mereka berlanjut di kejuaran Piala Eropa 2012 Polandia dan Ukraina, setelah mengalahkan Italia secara telak (4-0) di final. Meskipun mereka mampu menjuarai dua turnamen bergengsi tersebut, tetapi Spanyol hanyalah tim unggulan keempat di bursa taruhan. Brasil, sebagai tuan rumah menjadi unggulan pertama untuk merebut Piala Dunia di final tanggal 13 Juli nanti, yang diikuti oleh rival abadinya, Argentina sebagai unggulan kedua dan ungulan ketiga, Jerman.

Hanya di Piala Dunia, turnamen sepakbola terbesar di dunia, kita mendapatkan kesempatan untuk melihat para pesepakbola terbaik dunia bersaing satu sama lain memperebutkan piala yang paling diidam-idamkan tersebut. Kemungkinan pertarungan antara Inggris vs Jerman, Brasil vs Argentina, Italia vs Spanyol maupun Prancis vs Belanda akan memuaskan seluruh penggemar olahraga terpopuler di muka bumi ini.

32 negara pilihan dengan bendera, seragam, budaya berbeda, dan gairah yang sama, akan berkumpul, membawa bakat dan permainan indah bagi kita semua, para penikmat olahraga sepakbola. Dari belahan bumi manapun, para gibol pasti akan menunggu gelaran turnamen ini. Selamat menikmati!

 

Komentar Pengunjung

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com