Pelatih PS Bengkulu Keluhkan Kondisi Keuangan Tim

Pada 29 May 2014 12:48 WIB

Bengkulu, FDSInews – Krisis keuangan klub melanda hampir seluruh klub sepakbola Indonesia. Sebagian besar diantaranya adalah klub yang berkompetisi di Divisi Utama dan divisi lain di bawahnya. Seperti yang dialami oleh PS Bengkulu, dimana pelatihnya mengeluhkan kondisi keuangan tim yang jauh dari kata cukup untuk mengikuti ajang Liga Indonesia 2014.

“Anggaran PS Bengkulu untuk putaran Liga Indonesia Divisi Utama sama sekali tidak terpenuhi, sedangkan kami tetap harus mengikutinya demi harapan klub ini agar bisa bertanding di kasta tertinggi liga,” kata Pelatih PS Bengkulu, M Nasir, di Bengkulu, Senin (26/5).

Kondisi keuangan klub yang sangat dibanggakan masyarakat Provinsi Bengkulu ini sangat memprihatinkan, hal itu membuat tim belum mampu membayarkan gaji pemain.

“Pemain tidak bisa dikumpulkan di mess atlit atau lokasi pelatihan, karena kita tidak memiliki dana untuk itu,” katanya.

Buruknya kondisi keuangan tim yang selalu didukung fans berjuluk Panglimania ini, kata Nasir juga berakibat pada kebugaran serta kondisi kesehatan pemain.

“Gizi mereka tidak terpenuhi, mereka hanya tinggal di rumah, jadi apa yang dimasak di rumah masing-masing, itulah asupan gizi yang mereka dapat,” keluh pelatih.

Nasir mengungkapkan, pihaknya berharap mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama dari sisi pendanaan tim yang berjuluk Laskar Tobo Kito tersebut.

“Dalam satu putaran, kami membutuhkan anggaran setidaknya dua miliar rupiah, namun anggaran itu sama sekali tidak terpenuhi, di putaran kedua ini kami punya harapan yang sangat besar terhadap pemerintah daerah, karena ada informasi Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana akan membantu,” ungkapnya.

Setidaknya, kata Nasir, bantuan yang didapat PS Bengkulu mampu membayarkan gaji para pemain.

Sementara itu, Putaran kedua Divisi Utama Liga Indonesia 2014 telah bergulir, pada laga perdana yang digelar Rabu (28/5),  PS Bengkulu yang bertandang ke maskas tim yang berjuluk The Black Orange itu pulang dengan tangan hampa, setelah kebobolan gol semata wayang striker Villa 2000, Jibby O Wuwungan pada menit ke 19.

PS Bengkulu di Divisi Utama tergabung bersama tujuh klub lain di grup dua, yakni Villa 2000, Persikabo, PS Bangka, Persih, Persikad, Persitara dan Persisko.

 

(blw)

Komentar Pengunjung

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com