Jadi Pelatih Timnas U-21, Rudi Keltjes Keluhkan Pembentukan Tim Yang Mepet

Pada 28 July 2014 14:04 WIB

FDSInews –  Mepet. Inilah alasan klasik yang selalu dijadikan kambing hitam oleh pelatih timnas Indonesia, entah itu jadwal yang mepet, pembentukan tim yang mepet, atau berkumpulnya tim yang mepet. Tak terkecuali juga oleh Rudi William Keltjes yang baru saja ditunjuk PSSI untuk menukangi timnas U-21. Rudi mengeluhkan mepetnya pembentukan timnas U-21 yang akan diterjunkan di turnamen COTIF di Spanyol pertengahan Agustus nanti.

Rudi Keltjes mengatakan bahwa karena terbatasnya waktu, maka para pemain yang akan menghuni Timnas Indonesia U21 tidak cukup banyak kesempatan untuk saling beradaptasi sehingga akan berdampak pada penampilan tim di lapangan.

“Tidak banyak untuk adaptasi. Idealnya, pembentukan sebuah tim harus dimulai dengan penyaringan sehingga tim yang terbentuk benar-benar kuat dan dihuni pemain yang memiliki kualitas terbaik,” keluh Rudi Keltjes di Jakarta belum lama ini.

“Seharusnya, memang sistem yang mencetak pemain. Tapi karena mepet, jadinya pemain yang dibikin sistem,” tambah eks pelatih Persebaya Surabaya dan PSM Makassar ini.

Kondisi inilah yang kemudian PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) menunjuk tim juara Indonesia Super League (ISL) U21 musim lalu, Sriwijaya FC U21, sebagai kerangka Timnas Indonesia U21.

Artinya, sebagian besar pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia U21 di Cotif Cup 2014 nanti berasal dari Sriwijaya FC U21, ditambah beberapa pemain dari lainnya dari klub-klub lain di Indonesia.

“Untuk jangka pendek, komposisi pemain akan didominasi juara ISL U21 musim lalu yaitu Sriwijaya FC U21. Diperkirakan ada 10-12 pemain dari sana,” kata Sekjen PSSI, Joko Driyono.

“Ditambah empat pemain U19 yang teregistrasi di kami dan beberapa pemain lain yang diserahkan pilihannya kepada Rudi Keltjes,” lanjutnya.

Semestinya PSSI bisa belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Dimana dengan persiapan seadanya otomatis penampilan tim pun tidak bisa maksimal. Jika memang jadwal yang mepet, terlebih PSSI juga tidak mempersiapkan timnas U-21 jauh-jauh hari, tak seharusnya PSSI memaksakan kehendak untuk mengikuti sebuah turnamen jika nanti hasilnya akan menjadi bulan-bulanan tim lain.

Komentar Pengunjung

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com